Stadion Olimpico menjadi saksi bisu malam penuh drama dan kontroversi saat Lazio menjamu Fiorentina dalam lanjutan Serie A pada Kamis (08/01/2026). Laga yang diwarnai perdebatan sengit mengenai keputusan Video Assistant Referee (VAR) dan dua hadiah penalti tersebut berakhir imbang 2-2, setelah Pedro Rodriguez mencetak gol penyama kedudukan di masa injury time.
Lazio tampil dengan skuad yang pincang. Tim berjuluk Biancocelesti ini harus kehilangan Tijjani Noslin dan Adam Marusic akibat skorsing, serta sejumlah pemain yang absen karena membela negara masing-masing di Piala Afrika (AFCON). Meski demikian, Matteo Guendouzi tetap diturunkan sebagai starter di tengah rumor kepindahannya ke Fenerbahce yang santer beredar.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Dominasi Awal Lazio Berujung Frustrasi
Sejak peluit awal dibunyikan, Lazio langsung mengambil inisiatif serangan dan tampil menekan. Kiper Fiorentina, David De Gea, dipaksa bekerja keras untuk menepis tendangan sudut keras dari Toma Basic. Peluang emas kembali tercipta melalui sundulan Mario Gila yang secara ajaib berhasil disapu tepat di garis gawang oleh Nicolò Fagioli. Bola liar yang kembali disambar Gila juga berhasil disapu untuk kedua kalinya oleh Rolando Mandragora, menggagalkan keunggulan Lazio.
Ketegangan memuncak ketika para pemain Lazio menuntut hadiah penalti setelah Gila tampak ditarik oleh Marin Pongracic di kotak terlarang. Namun, wasit dan VAR mengabaikan protes keras dari para pemain Biancocelesti. Nasib buruk Lazio kian bertambah saat Toma Basic harus ditarik keluar lapangan karena cedera sebelum babak pertama usai.
Balas-membalas Gol di Babak Kedua
Lazio akhirnya berhasil memecah kebuntuan melalui kerja sama apik di babak kedua. Danilo Cataldi melakukan umpan satu-dua dengan Matias Vecino sebelum melepaskan tembakan keras dari jarak dekat yang sukses mengoyak jala gawang Fiorentina. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.
Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan empat menit. Robin Gosens berhasil menyamakan kedudukan melalui aksi akrobatik setelah menerima umpan lambung cerdik dari Fagioli. Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1, membuat pertandingan semakin sengit.
Drama VAR dan Pahlawan di Menit Akhir
Laga semakin panas di menit-menit akhir pertandingan. Wasit menunjuk titik putih untuk Fiorentina setelah meninjau monitor VAR terkait tekel Mario Gila terhadap Albert Gudmundsson. Mureks mencatat bahwa, meskipun Gudmundsson tampak sengaja mencari kontak, penalti tetap diberikan. Eks pemain Genoa itu sukses menjalankan tugasnya, meski kiper Ivan Provedel sempat menyentuh bola. Fiorentina berbalik unggul 2-1.
Saat Fiorentina tampak akan membawa pulang poin penuh, drama kembali terjadi di masa tambahan waktu. Wasit melihat adanya tarikan baju yang dilakukan Pietro Comuzzo terhadap Mattia Zaccagni di kotak penalti. Tanpa ragu, titik putih ditunjuk untuk Lazio. Pedro yang maju sebagai eksekutor tetap tenang dan berhasil menaklukkan De Gea, memastikan laga berakhir dengan skor imbang 2-2.
Hasil ini mencerminkan kegigihan Lazio yang menolak menyerah, meskipun dirundung cedera pemain dan keputusan wasit yang kontroversial sepanjang pertandingan.
Referensi penulisan: mediaindonesia.com






