Diikuti 21 Peserta

LUBUKLINGGAU – Sebanyak 21 peserta atau anggota Palang Merah Remaja (PMR) SMAN 3 Lubuklinggau mengikuti pendidikan dan latihan dasar (Diklatsar), Sabtu (21/5).

Pembina PMR Dwi Ratti Yuliani menyebutkan, kegiatan ini perdana dilaksanakan, setelah vakum selama dua tahun karena pandemi Covid-19.

Ditambahkan ia, kegiatan itu diisi dengan berbagai kegiatan. Mulai dari penyampaian materi dari anggota Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Selatan Desi Arisanty.

Kemudian, anak-anak PMR ini akan mengikuti uji praktek keterampilan tentang pertolongan pertama dan pembuatan tandu cepat oleh kakak senior.

“Kami juga memberikan penghargaan untuk anggota terbaik yang mengikuti Diklatsar,”ujarnya.

Ratti menjelaskan kegiatan yang mengangkat tema “Berkarya dan Berbakti di Masyarakat Sebagai Salah Satu Wujud Pelaksanaan Tri Bhakti PMR Indonesia” itu bertujuan untuk meningkatkan mutu dan kualitas anggota PMR Wira SMAN 3 Lubuklinggau, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan karena dimana para peserta Diklat akan di uji pengetahuan dan di uji praktek keterampilan. Serta, mempererat tali persaudaraan antar anggota PMR Wira SMAN 3 Lubuklinggau.

“Kedepannya, dengan kegiatan ini saya berharap bisa menjadi wadah pembinaan dan pengembangan diri pada anak-anak. Dan PMR SMAN 3 Lubuklinggau semakin jaya,”harapnya.

Sementara, Kepala SMAN 3 Lubuklinggau Hairul Aswar mengharapkan dengan adanya Diklatsar PMR SMAN 3 Lubuklinggau itu dapat menanamkan jiwa dan karakter sosial serta kesiap siagaan dalam diri peserta Diklatsar.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena semakin meningkatkan kepedulian remaja terhadap misi kemanusiaan. Untuk anak-anak ikuti Diklatsar ini dengan sebaik mungkin, karena dapat meningkatkan ilmu pengetahuan serta memberikan manfaat yang luar biasa untuk kalian,”terang Hairul. (ana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.