Olahraga

Dari Scudetto hingga Gol Kilat: Kilas Balik 5 Laga Berkesan Inter Milan di Parma

Inter Milan akan melakoni laga tandang krusial melawan Parma di Stadion Ennio Tardini pada pekan ke-19 Serie A Italia 2025/2026, Kamis (8/1/2026) pukul 02.45 WIB. Pertandingan ini menjadi penting bagi I Nerazzurri untuk mempertahankan posisi puncak klasemen, di mana mereka kini mengoleksi 39 poin, hanya terpaut satu angka dari rival sekota AC Milan.

Sepanjang sejarah, duel antara Inter Milan dan Parma kerap menyajikan drama dan momen-momen tak terlupakan, terutama saat bermain di markas Parma. Mureks mencatat bahwa beberapa laga di Ennio Tardini bahkan menjadi penentu gelar juara. Berikut adalah lima momen paling menarik yang pernah terjadi saat Inter Milan bertandang ke kandang Parma di Serie A.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.

1. Gol Cepat Nicola Ventola Sempat Bawa Inter Unggul pada Musim 2001/2002

Pada pekan kedua Serie A musim 2001/2002, penyerang Inter Milan, Nicola Ventola, mencuri perhatian dengan gol cepatnya. Setelah Parma menyamakan kedudukan 1-1 melalui Savo Milosevic pada menit ke-28, Ventola langsung membalasnya semenit kemudian, membawa Inter kembali unggul 2-1.

Gol tersebut berawal dari umpan panjang Gonzalo Sorondo yang diterima Mohamed Kallon dengan dada, lalu diarahkan kepada Ventola. Penyerang Italia itu kemudian mengontrol bola dan melepaskan tendangan akurat ke gawang lawan. Sayangnya, kemenangan yang sudah di depan mata Inter Milan harus sirna lima menit jelang waktu normal berakhir, setelah Emiliano Bonazzoli kembali menyamakan kedudukan menjadi 2-2, skor yang bertahan hingga akhir pertandingan.

2. Brace Zlatan Ibrahimovic Pastikan Scudetto Inter Milan Musim 2007/2008

Stadion Ennio Tardini menjadi saksi bisu penentuan gelar juara Liga Italia pada pekan ke-38 Serie A 2007/2008. Inter Milan berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Parma, dengan Zlatan Ibrahimovic tampil sebagai bintang utama yang memastikan raihan scudetto ke-16 bagi klub.

Ibrahimovic, yang baru masuk di awal babak kedua menggantikan Cesar Aparecido, langsung menunjukkan magisnya. Pada menit ke-62, ia memecah kebuntuan dengan gol pembuka. Kemudian, pada menit ke-79, penyerang asal Swedia itu mencetak gol keduanya, berawal dari umpan silang Maicon, untuk memastikan kemenangan 2-0. Hasil ini mengukuhkan Inter Milan sebagai juara Serie A, unggul poin dari AS Roma di klasemen akhir.

3. Fredy Guarin Langsung Cetak Gol Semenit Setelah Masuk Lapangan pada 2013/2014

Inter Milan kembali menundukkan Parma dengan skor 2-0 pada lanjutan Serie A pekan ke-34 musim 2013/2014. Gol-gol Inter dicetak oleh Rolando pada menit ke-48 dan Fredy Guarin pada menit ke-89. Momen menarik terjadi pada gol kedua, di mana Guarin yang baru masuk sebagai pemain pengganti tidak membutuhkan waktu lama untuk memberikan kontribusi.

Gelandang berkebangsaan Kolombia itu masuk menggantikan Hernanes pada menit ke-87 dan hanya semenit kemudian, ia langsung mencetak gol. Berawal dari operan Yuto Nagatomo di sisi kiri, Guarin melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang bersarang di sisi kiri gawang kiper Parma, Antonio Mirante.

4. Gol Tunggal Lautaro Martinez Jadi Pembuka Tahun 2019

Pada pekan ke-23 Serie A musim 2018/2019, Inter Milan berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Parma. Gol semata wayang dalam pertandingan tersebut dicetak oleh Lautaro Martinez pada menit ke-79, setelah menerima operan pendek dari Radja Nainggolan, sukses membobol gawang kiper Parma, Luigi Sepe.

Gol Lautaro ini menjadi sangat signifikan karena merupakan gol perdana Inter Milan di kasta tertinggi Liga Italia pada tahun 2019, sekaligus mengakhiri puasa gol dalam tiga laga beruntun di kompetisi tersebut. Kemenangan atas Parma juga menjadi yang pertama bagi Inter Milan dalam empat pertandingan terakhir di Serie A.

5. Alessandro Bastoni Jadi Kunci Kemenangan Dramatis Inter Milan pada 2019/2020

Inter Milan menunjukkan semangat juang tinggi pada pekan ke-28 Serie A musim 2019/2020, berhasil membalikkan keadaan dan menang 2-1 atas Parma di Ennio Tardini. Salah satu gol penentu kemenangan dicetak oleh Alessandro Bastoni, yang juga baru masuk pada menit ke-77.

Sebelumnya, Inter Milan sempat tertinggal 0-1 pada menit ke-15 lewat gol Gervinho. Kedudukan ini bertahan hingga menit ke-84 sebelum bek asal Belanda, Stefan de Vrij, menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Hanya tiga menit berselang, Alessandro Bastoni membawa Inter Milan berbalik unggul 2-1 melalui sundulan kepala setelah menerima umpan silang dari Victor Moses, memastikan kemenangan dramatis bagi I Nerazzurri.

Berbagai momen menarik yang tercipta di lapangan menunjukkan bahwa pertemuan antara Inter Milan dan Parma selalu menghadirkan duel sengit. Untuk laga mendatang, Inter Milan perlu mewaspadai agresivitas tuan rumah. Permainan kolektif dan fokus tinggi mungkin akan menjadi penentu hasil pertandingan di Ennio Tardini.

Referensi penulisan: www.idntimes.com

Mureks