Olahraga

Dari Lapangan ke Bench: Jejak 5 Mantan Pemain yang Jadi Manajer Interim Manchester United

Manchester United kembali membuat keputusan besar di awal tahun 2026. Klub raksasa Liga Primer Inggris itu secara resmi memecat Ruben Amorim dari kursi kepelatihan, menyusul performa yang dianggap kurang meyakinkan. Pertandingan melawan Leeds United pada pekan ke-20 English Premier League (EPL) 2025/2026 menjadi laga terakhir Amorim.

Sebagai respons cepat, manajemen The Red Devils menunjuk Darren Fletcher sebagai pelatih sementara. Penunjukan ini bukan kali pertama Manchester United mempercayakan posisi manajer interim kepada mantan pemainnya. Mureks mencatat bahwa tradisi ini telah berulang kali terjadi setiap kali klub memecat manajer sebelum musim berakhir. Berikut adalah lima mantan pemain yang pernah menjabat sebagai manajer sementara Manchester United hingga 6 Januari 2026.

Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id

1. Ryan Giggs: Dari Pemain Aktif Menjadi Manajer Sementara

Pada April 2014, Manchester United memecat David Moyes saat musim 2013/2014 masih menyisakan empat pertandingan. Klub kemudian menunjuk legenda hidup mereka, Ryan Giggs, yang kala itu masih aktif bermain, sebagai manajer sementara. Giggs sendiri telah menjadi bagian dari jajaran kepelatihan di bawah Moyes sejak awal musim.

Selama masa kepemimpinannya, Giggs mencatatkan 2 kemenangan, 1 hasil imbang, dan 1 kekalahan. Perannya berakhir setelah Manchester United menunjuk Louis van Gaal sebagai manajer permanen. Giggs tetap menjadi asisten manajer Van Gaal sebelum akhirnya meninggalkan Old Trafford pada 2016, menyusul kedatangan Jose Mourinho.

2. Ole Gunnar Solskjaer: Dari Supersub ke Manajer Permanen

Ole Gunnar Solskjaer, yang dikenal sebagai supersub legendaris Manchester United dari 1996 hingga pensiun pada 2007, kembali ke Old Trafford sebagai manajer sementara pada Desember 2018. Penunjukannya terjadi setelah pemecatan Jose Mourinho. Solskjaer, yang sebelumnya melatih Molde, berhasil membawa Manchester United tampil solid.

Ia sukses memenangi enam pertandingan EPL pertamanya dan membawa tim tak terkalahkan dalam 12 laga EPL. Performa impresif ini berujung pada penunjukannya sebagai manajer permanen. Dalam dua musim penuh pertamanya, Solskjaer membawa Manchester United finis di peringkat ketiga dan kedua EPL. Namun, ia dipecat pada pertengahan musim ketiga setelah tim terperosok di urutan ketujuh.

3. Michael Carrick: Caretaker Setelah Era Solskjaer

Menyusul pemecatan Ole Gunnar Solskjaer pada November 2021, Manchester United menunjuk Michael Carrick sebagai caretaker. Carrick bukanlah sosok asing; ia pernah membela Manchester United dari 2006 hingga 2018 dan telah menjadi bagian dari staf kepelatihan sejak era Jose Mourinho.

Carrick hanya memimpin Manchester United dalam tiga pertandingan. Ia berhasil meraih dua kemenangan, masing-masing atas Villarreal dan Arsenal, serta satu hasil imbang melawan Chelsea. Carrick kemudian menyerahkan posisinya setelah Manchester United menunjuk Ralf Rangnick sebagai manajer sementara hingga akhir musim 2021/2022.

4. Ruud van Nistelrooy: Kembali sebagai Asisten, Lalu Manajer Interim

Ruud van Nistelrooy, salah satu penyerang terbaik Manchester United di era EPL dengan 95 gol, kembali ke Old Trafford pada Juli 2024 sebagai asisten Erik ten Hag. Namun, perannya berubah drastis setelah Ten Hag dipecat pada Oktober tahun yang sama. Van Nistelrooy kemudian diangkat sebagai manajer sementara.

Selama empat pertandingan sebagai manajer interim, Van Nistelrooy berhasil membawa Manchester United meraih tiga kemenangan dan satu hasil imbang. Masa jabatannya berakhir setelah Ruben Amorim ditunjuk sebagai manajer permanen. Van Nistelrooy kemudian memutuskan untuk meninggalkan Manchester United dan menerima tawaran sebagai manajer Leicester City.

5. Darren Fletcher: Pelatih U-18 yang Kini Pimpin Tim Senior

Karier Ruben Amorim sebagai manajer Manchester United berakhir pada awal Januari 2026, dengan tim berada di urutan keenam klasemen. Bahkan, pada musim sebelumnya, The Red Devils sempat terperosok di urutan ke-15.

Manchester United lantas menunjuk Darren Fletcher sebagai pelatih sementara. Mantan gelandang The Red Devils ini saat ini menjabat sebagai pelatih tim U-18. Fletcher dijadwalkan akan memimpin pertandingan pertamanya sebagai pelatih sementara menghadapi Burnley pada pekan ke-21 EPL, Kamis (8/1/2026).

Manchester United memang sering mempercayakan posisi manajer sementara kepada mantan pemainnya. Kini, pertanyaan besar muncul: mampukah Darren Fletcher membawa Manchester United tampil solid dan stabil sebelum manajer baru yang permanen tiba?

Mureks