Teknologi

Clair Obscur Pimpin Nominasi DICE Awards ke-29, Dihantui Kontroversi AI Generatif

Ajang penghargaan game bergengsi, DICE Awards ke-29, akan segera digelar di Las Vegas pada 12 Februari mendatang. Dua judul game, Clair Obscur: Expedition 33 dan Ghost of Yotei, berhasil memimpin daftar nominasi dengan masing-masing mengantongi delapan slot. Keduanya juga menjadi kandidat kuat untuk memperebutkan gelar Game of the Year (GOTY).

Namun, perjalanan Clair Obscur: Expedition 33 menuju puncak diwarnai kontroversi. Judul ini baru saja dicabut gelarnya di ajang Indie Game Awards setelah terbukti menggunakan aset AI generatif, sebuah isu yang kini menjadi sorotan tajam di komunitas gamer global.

Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id

Dominasi dan Kontroversi di DICE Awards

Akademi Seni & Sains Interaktif (AIAS) telah merilis daftar lengkap nominasi untuk edisi ke-29. Data ini secara jelas menempatkan Clair Obscur: Expedition 33 dan Ghost of Yotei sebagai unggulan utama. Kualitas luar biasa dari kedua studio pengembang ini diakui oleh para juri, menjadikan mereka pesaing terberat bagi judul-judul lainnya.

Di bawah dua pemuncak, persaingan tetap ketat. Arc Raiders dan Dispatch sama-sama mengamankan enam nominasi, menunjukkan potensi besar untuk memberikan kejutan. Sementara itu, Blue Prince berhasil mengoleksi lima nominasi, dan judul yang sangat dinantikan, Death Stranding 2: On the Beach, mengikuti dengan empat nominasi.

Mureks merangkum, hanya lima game yang berhak memperebutkan gelar Game of the Year yang paling didambakan. Kelima kandidat ini merepresentasikan keragaman dan inovasi industri game dalam setahun terakhir:

  • Arc Raiders
  • Blue Prince
  • Clair Obscur: Expedition 33
  • Dispatch
  • Ghost of Yotei

Menariknya, Hollow Knight: Silksong, yang menjadi favorit berat para penggemar, hanya menerima satu nominasi, yakni untuk kategori Game Petualangan Terbaik. Hal ini memicu diskusi hangat di kalangan komunitas gamer mengenai kriteria penilaian dan preferensi juri.

Kontroversi penggunaan AI generatif yang membayangi Clair Obscur: Expedition 33 diperkirakan akan menjadi salah satu topik hangat selama gelaran DICE Awards ke-29. Kasus ini menyoroti perdebatan yang lebih luas dalam industri game mengenai etika dan batasan penggunaan teknologi kecerdasan buatan dalam proses kreatif.

Mureks