Olahraga

Carlos Fernandes Buka Suara Usai Dipecat Man United, Amorim Justru Terlihat Gembira

Asisten manajer Ruben Amorim, Carlos Fernandes, akhirnya angkat bicara terkait pemecatan sang manajer dari Manchester United. Pernyataan Fernandes ini menjadi yang pertama dari anggota staf pelatih setelah Amorim didepak dari Old Trafford pada Senin (5/1) lalu. Menariknya, di tengah kabar tersebut, Amorim justru dilaporkan meninggalkan kompleks latihan Carrington dengan suasana hati yang ringan.

Fernandes, yang mengikuti Ruben Amorim dari Sporting CP ke Manchester pada November 2024, menyampaikan pesan perpisahan secara terbuka melalui unggahan di media sosial Instagram. Dalam pernyataannya, ia memilih untuk fokus pada hubungan yang telah dibangun dan pengalaman selama bertugas, alih-alih menyoroti konflik yang mewarnai hari-hari terakhir mereka di Old Trafford.

Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id

“Terima kasih, Manchester United,” tulis Fernandes. “Terima kasih kepada para pemain kelas dunia, saya terhormat bisa melatih dan belajar dari mereka. Terima kasih kepada staf yang menunjukkan dukungan nyata. Terima kasih kepada para fans yang selalu bersama kami.”

Ia juga menyelipkan kalimat yang sarat makna mengenai tekanan bekerja di klub sebesar Manchester United. “Pada akhirnya, bekerja di klub sepakbola dengan dimensi seperti ini bukan hanya menguji pengetahuan Anda, tapi juga memperlihatkan karakter,” lanjutnya. “Sebuah bab spesial dalam hidup saya. Bangga pernah menjabat sebagai Asisten Manajer Manchester United.”

Sikap tenang Fernandes dalam pesan perpisahan tersebut sejalan dengan reaksi Amorim saat pemecatannya. Meski didepak kurang dari 24 jam setelah wawancara eksplosif di Elland Road usai imbang kontra Leeds United, Amorim dikabarkan meninggalkan Carrington dengan suasana hati yang gembira.

Mureks mencatat bahwa sejumlah laporan menyebut pelatih berusia 40 tahun itu berjalan keluar kompleks latihan sambil tertawa dan bercanda dengan staf kepelatihannya. Beberapa saksi bahkan menggambarkan momen tersebut seolah “beban besar” telah terangkat dari pundaknya, sebuah kontras yang mencolok dengan atmosfer penuh tekanan yang menyelimuti pekan-pekan terakhir masa jabatannya.

Pada hari yang sama, Amorim juga terlihat berjalan santai di lingkungan tempat tinggalnya di Cheshire. Alih-alih menunjukkan raut murung, ia tampak ceria, melambaikan tangan dan tersenyum ke arah fotografer. Sikap ini memunculkan kesan bahwa Amorim mungkin sudah lama berdamai dengan nasibnya sebelum keputusan resmi klub diumumkan.

Pencarian Pelatih Interim: Solskjaer dan Carrick Jadi Kandidat Kuat

Dengan seluruh staf kepelatihan Amorim angkat kaki, fokus di Old Trafford kini beralih ke pencarian sosok pengganti hingga akhir musim. Pihak Manchester United, yang dipimpin direktur sepakbola Jason Wilcox, disebut telah mempersempit kandidat ke dua mantan pemain legendaris klub: Ole Gunnar Solskjaer dan Michael Carrick.

Tokoh-tokoh di klub dikabarkan sudah menggelar pembicaraan awal dengan keduanya. Bahkan, laporan dari Norwegia mengklaim Solskjaer bisa menandatangani kontrak pada Jumat (9/1) ini, yang berarti sang legenda akan kembali lebih dari empat tahun setelah pemecatan pertamanya. Ia saat ini berstatus tanpa klub setelah berpisah dengan Besiktas awal musim ini.

Michael Carrick juga masuk dalam pertimbangan serius. Pria 44 tahun itu sebelumnya sempat menjadi pelatih interim Setan Merah dalam tiga laga setelah Solskjaer dipecat pada November 2021. Sejak dilepas Middlesbrough pada Juni lalu, Carrick berstatus tanpa klub dan dinilai positif oleh rezim INEOS berkat kualitas kepelatihannya. Kini keputusan berada di tangan Wilcox untuk menentukan profil mana yang paling tepat menstabilkan tim.

Darren Fletcher Pimpin Sementara, Raih Hasil Imbang Kontra Burnley

Sambil menunggu keputusan final, Darren Fletcher ditunjuk memegang kendali untuk laga-laga terdekat. Mantan gelandang yang sempat menjabat direktur teknik sebelum menjadi pelatih tim U-18 itu sudah memimpin Manchester United di Turf Moor, Kamis (8/1), dan ditahan imbang Burnley 2-2 di Liga Primer Inggris.

Pria 41 tahun asal Skotlandia tersebut menyebut kesempatan memimpin The Red Devils sebagai sesuatu yang “melampaui mimpi terliarnya”, namun menegaskan fokusnya hanya pada pertandingan terdekat. Fletcher didampingi pelatih U-21 Travis Binnion dan Alan Wright, sementara Jonny Evans kembali ke tim kepelatihan utama untuk membantu Fletcher, setelah meninggalkan perannya sebagai kepala peminjaman pada Desember kemarin.

Fletcher enggan membahas ambisi jangka panjang maupun proses pencarian manajer baru saat sesi pra-pertandingan. “Saya sudah berbicara dengan klub dan fokusnya hanya pada laga ini,” ujarnya. “Saya harus menyiapkan pertandingan, sesi latihan, dan berbicara dengan para pemain. Fokus kami sepenuhnya ke laga melawan Burnley. Setelah itu baru kami bicara lagi.”

Fletcher diperkirakan tetap memimpin tim pada laga Piala FA akhir pekan melawan Brighton, memberi waktu bagi Wilcox untuk merampungkan penunjukan pelatih interim berikutnya.

Mureks