Bali United mengusung misi krusial untuk mengamankan poin penuh saat menjamu Arema FC dalam lanjutan pekan ke-16 Super League. Pertandingan yang akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Minggu (4/1), menjadi momentum penting bagi Serdadu Tridatu untuk kembali ke jalur kemenangan setelah hasil kurang memuaskan di laga sebelumnya.
Optimisme Pelatih Jonny Jansen
Pelatih kepala Bali United, Jonny Jansen, menyatakan bahwa timnya berada dalam kondisi positif menjelang laga ini. Mantan pelatih klub Eredivisie PEC Zwolle tersebut melihat adanya progres signifikan dalam skema permainan anak asuhnya, meskipun pada laga sebelumnya gagal meraih hasil maksimal.
Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
“Melihat pertandingan sebelumnya melawan Dewa United, kami sudah berhasil menciptakan beberapa peluang dan hampir mencetak gol,” jelas Jansen, sebagaimana dikutip dari laman resmi I.League. Menurut pantauan Mureks, pernyataan ini menunjukkan kepercayaan diri pelatih terhadap peningkatan performa tim.
Evaluasi dan Fokus pada Penyelesaian Akhir
Masalah efektivitas di depan gawang menjadi catatan utama yang dibenahi oleh tim kepelatihan selama masa persiapan. Jansen mengakui bahwa dominasi permainan tidak akan berarti tanpa keberhasilan mencetak gol. Oleh karena itu, ketajaman lini serang menjadi fokus utama dalam sesi latihan terakhir.
“Hanya hasil akhir belum berbuah manis sehingga kami memperbaiki dalam sesi latihan kami dan berharap besok melawan Arema bisa meraih hasil positif,” ungkap pelatih berkebangsaan Belanda tersebut. Untuk menggedor pertahanan Singo Edan, Jansen memastikan penyerang Boris Kopitovic dalam kondisi siap tempur. Kehadiran Kopitovic diharapkan menjadi solusi atas tumpulnya lini depan pada pekan lalu ketika mereka hanya mampu bermain imbang tanpa gol saat menjamu Dewa United.
Persaingan Ketat di Klasemen Super League
Laga ini diprediksi akan berjalan sengit mengingat posisi kedua tim yang saling berdekatan di klasemen sementara. Bali United saat ini menempati peringkat kedelapan dengan koleksi 21 poin dari 15 pertandingan. Sementara itu, Arema FC membayangi di posisi ke-11 dengan raihan 18 poin.
Jansen menyadari bahwa kekalahan akan membuat posisi timnya terancam oleh Arema FC. Namun, ia menegaskan bahwa status sebagai tuan rumah harus menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk tampil dominan. “Iya, jika mereka menang situasinya akan seperti itu. Tapi kami akan bermain sepak bola, kami ingin menang di rumah. Kami akan berusaha memberikan yang terbaik untuk bisa menang,” tegasnya.
Dengan selisih hanya tiga poin, kemenangan tidak hanya berarti tambahan angka bagi Bali United, tetapi juga menjaga harga diri di hadapan pendukung sendiri sekaligus menjauh dari kejaran tim-tim di papan tengah klasemen Super League.






