Olahraga

Audi Umumkan Uji Coba Perdana Mobil F1 2026 di Barcelona, Mercedes Berduka Kehilangan Hans Herrmann

telah memanfaatkan platform media sosial untuk merilis gambar resmi pertama dari uji coba mobil (F1) mereka untuk musim 2026. Momen bersejarah ini berlangsung di Circuit de Barcelona-Catalunya, Spanyol, menjadikan pabrikan asal Jerman tersebut sebagai tim F1 pertama yang meluncurkan dan menguji coba mobil baru tahun ini.

Uji coba perdana ini menandai langkah signifikan Audi dalam persiapan mereka menghadapi regulasi baru F1. Menurut pantauan Mureks, keberhasilan uji coba ini menjadi fondasi penting menjelang tiga tes pramusim yang dijadwalkan akan dimulai akhir Januari, juga di Barcelona.

Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Mercedes Beri Penghormatan untuk Hans Herrmann

Di sisi lain, dunia motorsport berduka atas kepergian legenda balap, Hans Herrmann, yang meninggal dunia pada usia 97 tahun. Mercedes, tim yang pernah menjadi bagian dari perjalanan karier Herrmann, memberikan penghormatan mendalam kepada sosok yang dikenal sebagai salah satu pembalap paling tangguh dan serbaguna di dunia balap.

Herrmann mendedikasikan lebih dari tiga dekade kariernya di level tertinggi motorsport, meninggalkan jejak yang tak terlupakan bagi generasi pembalap berikutnya.

Kesan Pembalap Audi dan Sorotan Gelar Norris

Pembalap F1 Audi, Nico Hulkenberg dan Gabriel Bortoleto, turut membagikan kesan pertama mereka setelah mengendarai mobil R26 di sirkuit. Keduanya menjadi saksi langsung debut mobil pabrikan Jerman tersebut dalam uji coba awal pekan ini.

Sementara itu, Lando Norris, pembalap McLaren, mengungkapkan perasaannya yang luar biasa selama dua putaran terakhir Grand Prix Abu Dhabi, momen krusial saat ia mengamankan gelar juara F1 pertamanya. Norris berhasil mengungguli Max Verstappen dan Oscar Piastri di Yas Marina Circuit, finis ketiga dan merebut gelar dengan selisih hanya dua poin dari Verstappen yang memenangkan balapan tersebut.

Perdebatan Red Bull dan Antisipasi Regulasi 2026

Dalam perkembangan lain, mantan bos Haas, Guenther Steiner, menolak teori populer yang menyebut perubahan besar-besaran di Red Bull pada akhir musim

Mureks