Andi, Paisol dan Efran Resmi Pimpin PD Pemuda Muhammadiyah Linggau 2019-2023

LUBUKLINGGAU-Pengurus Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Lubuklinggau periode 2019-2023 yang dikomandoi Ketua Andi Wiyanda, SE, Sekretaris Paisol Mulyadi S.Kom dan Bendahara Efran Ronaldi, ST, bersama 23 pengurus lainnya, Minggu (10/1) dilantik di Ballroom Hotel Royal dengan tema ” Pemuda Muhammadiyah yang Berani, Inovatif dan Berkemajuan” oleh Ketua PDPM Sumsel Ihsan Jauhari, M.Si.

Pelantikan ini juga dihadiri Ketua PD Muhammadiyah Kota Lubuklinggau, H Hasbi Saidina Ali.M.Pdi, Staf Ahli Wali Kota Lubuklinggau Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agus Sugianto, Anggota DPRD Kota Lubuklinggau Fraksi PKS, Bambang Rubianto, Aisiyah Kota Lubuklinggau, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Mura, GP Ansor Kota Lubuklinggau, Pemuda Pancasila Kota Lubuklinggau, PMII, KAMMI, Perwakilan Dandim 0406 MLM, Perwakilan Kejaksaan Negeri Lubuklinggau, Pengadilan Agama Kota Lubuklinggau, Forum Komunikasi Lubuklinggau, dan juga Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) se Kota Lubuklinggau.

Ketua Pemuda Muhammadiyah Sumsel, Ihsan Jauhari mengatakan, yang harus dilakukan oleh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Lubuklinggau yang sederhana saja yakni gerakan tolong-menolong (ta’awun) untuk negeri seperti yang telah diluncurkan di wilayah dan dipusat.

“Teologi tolong-menolong telah menjadikan Muhammadiyah benar-benar berkarakter mengabdi dan memberi, lakukan apa yang bisa dilakukan untuk masyarakat dan berkontribusilah kepada masyarakat,”ungkapnya.

Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Lubuklinggau harus segera melaksanakan konsolidasi organisasi termasuk membentuk lembaga-lembaga yang dianggap dibutuhkan, direkrut kader-kader.

Sementara itu Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agus Sugianto menyampaikan, Muhammadiyah telah menjadi contoh dan teladan baik terkait perannya di Kota Lubuklinggau dalam ikut serta membangun khususnya dibidang agama. Pihaknya berharap, kedepannya PPDM Kota Lubuklinggau untuk dapat lebih memberikan makna dalam menata tatanan kehidupan masyarakat islam di Kota Lubuklinggau. Tantangan dakwah di Kota Lubuklinggau yang cukup berat menjadi tantangan, mengingat saat kondisi Kota Lubuklinggau sedang berkembang pesat sehingga rentan terhadap masuknya narkoba, miras, pergaulan bebas, dan ramai tempat maksiat yang harus dirapikan.

Disamping itu, Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Lubuklinggau periode 2019-2023, Andi Wiyanda, mengatakan, cita-cita kami yakni kita merekatkan kembali kader-kaderisasi.

“Fokus tingkat kaderisasi selebihnya kita bersinergi dengan pemerintah, organisasi kepemudaan di Lubuklinggau dan langkah selanjutnya menyusun program melalui rapat kerja daerah dan kami siap mensukseskan program pemerintah ‘Ayo Ngelong ke Lubuklinggau 22.2.22,” ungkapnya.(mnr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.