Pasangan ganda putri tenis Indonesia, Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen, berhasil menyumbangkan medali emas ke-84 bagi kontingen Merah Putih di ajang SEA Games 2025. Kemenangan ini sekaligus menandai perbaikan signifikan dalam perolehan medali ganda putri tenis Indonesia dalam tiga edisi terakhir.
Dalam laga final yang berlangsung di National Tennis Development Center, Nonthaburi, Thailand, pada Jumat, 19 Desember 2025, Aldila/Janice tampil dominan. Mereka menaklukkan wakil tuan rumah, Peangtarn Plipuech/Mananchaya Sawangkaew, dengan skor telak 6-2, 6-1.
Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Peningkatan Prestasi Ganda Putri
Raihan emas oleh Aldila/Janice menjadi bukti peningkatan performa sektor ganda putri tenis Indonesia di SEA Games. Sebelumnya, Indonesia terakhir kali meraih emas di nomor ini pada SEA Games 2019 melalui pasangan Beatrice Gumulya/Jessie Rompies.
Pada edisi SEA Games 2021 di Vietnam, medali emas ganda putri direbut oleh tim Thailand, sementara Indonesia harus puas dengan perunggu yang dipersembahkan oleh Beatrice/Jessie. Situasi serupa terjadi pada SEA Games 2023 di Kamboja, di mana pasangan Jessy/Aldila Sutjiadi hanya mampu meraih perak setelah takluk dari wakil Thailand, Luksika Kumkhum/Peangtarn Plipuech.
Tiga Emas dari Cabang Tenis
Medali emas dari Aldila/Janice ini melengkapi dominasi cabang olahraga tenis Indonesia di SEA Games 2025. Total, tenis telah menyumbangkan tiga medali emas untuk Indonesia. Dua emas lainnya sebelumnya diraih dari nomor beregu putra dan beregu putri.
Selain dari tenis, kontingen Indonesia juga terus menambah pundi-pundi medali emas dari cabang olahraga lainnya. Sebelumnya, tim perahu naga kembali menyumbangkan emas, dan Rashif tercatat sebagai penyumbang emas ke-82 untuk Indonesia.






