Olahraga

Adrien Rabiot Sesalkan Hasil Imbang Milan Kontra Genoa: ‘Itu Sesuatu yang Seharusnya Tidak Terjadi’

Gelandang , , tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah Rossoneri hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Genoa dalam lanjutan Liga Italia pada Minggu, 11 Januari 2026. Hasil ini, menurut Rabiot, adalah sesuatu yang seharusnya tidak perlu terjadi, terutama mengingat dominasi timnya di lapangan.

Dalam pernyataannya usai laga, Rabiot mendesak semua pihak untuk tetap tenang, sembari menegaskan bahwa perburuan gelar Scudetto masih terbuka lebar. Namun, kegagalan Milan memanfaatkan peluang emas ini meninggalkan penyesalan mendalam di dalam skuad.

Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.

Evaluasi Performa dan Permulaan Lambat

Rabiot secara terang-terangan mengakui bahwa AC Milan tidak mengelola permainan dengan baik sejak awal pertandingan. “Kami memulai dengan baik, lalu kami kebobolan. Babak pertama tidak sesuai harapan, terutama di depan gawang. Di babak kedua kami bermain lebih baik, tetapi sayangnya kami tidak berhasil menang,” ujar pemain asal Prancis itu.

Ia menambahkan, “Pada akhirnya kami bahkan berisiko kalah, dan itu bukanlah sesuatu yang seharusnya terjadi. Ada waktu untuk menciptakan peluang, kami menguasai pertandingan dan kami perlu berbuat lebih baik dalam situasi tertentu.”

Masalah permulaan yang lambat ini, catatan Mureks menunjukkan, telah menjadi pola berulang dalam penampilan Milan musim ini. Seringkali, tim baru bisa bangkit dan mengendalikan permainan setelah jeda babak pertama.

“Kami selalu mengingatkan diri sendiri untuk memulai dengan baik, tetapi terkadang kami tidak siap secara mental. Kami bermain lebih baik setelah jeda, tetapi kami tidak bisa hanya bermain 50 menit per pertandingan,” tegas Rabiot, menyoroti aspek mental yang perlu diperbaiki.

Meskipun demikian, Rabiot tetap optimistis. “Kami akan terus berupaya memperbaiki hal ini, terutama dari sisi mental. Ini bulan Januari. Musim berlangsung hingga Mei, ada banyak laga dan banyak laga langsung,” pungkasnya, mengingatkan panjangnya perjalanan musim kompetisi.

Mureks