25.000 Ha Persawahan, Muratara Akan Swasembada Pangan

MURATARA – Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), H. Devi Suhartoni bersama dinas Pertanian Muratara lakukan peninjauan lahan persawahan di Desa Lesung Batu Muda, Kecamatan Rawas Ulu, Senin (05/07).
Penijauan tersebut dalam raka meningkatkan pertumbuhan masyarakat petani untuk mencapai hasil produksi dan menargetkan Muratara Swasembada Pangan.
“Kita akan melihat secara langsung keluhan masyarakat dilapangan. Apa yang menjadi kendala bagi masyarakat untuk meningkatkan hasil petani,” kata Bupati Muratara, H. Devi Suhartoni.
Dijelaskanya, bahwa Muratara membutuhkan 25.000 Ha lahan sawah untuk mencapai Swasembada Pangan. Namun saat ini baru ada 2.200 Ha sawah yang produktif dikelolah oleh masyarakat petani.
“Disini terdapat kekeruangan 22.800 Ha lahan sawah yang kurang. Termasuk lahan sawah terbengkalai maupun lahan terlantar,” kata dia.
Untuk mencapai target tersebut, pihaknya akan melakukan upaya dengan meminta Pemerintah pusat dapat membantu Kabupaten Muratara dalam percepatan pembangunan dibidang pertanian. “Seperti akan usulkan bantuan Exskapator lebih banyak untuk perbaikan dan pembukaan lahan sawa baru,” kata dia.
Dilanjutkanya, bahwa hasil sidak yang selama ini ditemukan selalu menjadi keluhan bagi petani padi sawah selalu terkendala air dan bangunan irigasi.
“Seperti hari ini kita sidak. Ditemukan kendala petani adalah kebutuhan air yang tidak memadai. Dan kami akan lakukan upaya kedepan melalui dinas pertanian,” sampainya.
Namun dirinya berharap, agar masyarakat petani juga dapat meroba pola dalam menggarap lahan persawahan. Sebagai petani juga harus rajin untuk mendapatkan hasil panen yang baik. “Ini setiap saya sidak selalu mengharapkan hasil panen melimpa, tapi pematang sawa serut akan menjadi sarang hama seperti tikus,” ujarnya.
Untuk itu, dirinya katakan selain mengharapkan dan mendapatkan bantuan pemerinta, hendaknya seorang petani juga harus rajin dan jangan malas. “Selagi bisa dilakukan jangan menunggu dari pemerintah untuk mendapatkan hasil panen meningkat,” imbuhnya.
Disisilain, Kepala Dinas Pertanian Ir. Suhardiman melaui kabid pertanian Ade Meri menyampaikan bahwa di Muratara lahan persawahanya masih minim pembangunan irigasi. “Walaupun ada masih saluran irigasi desa yang dikerjakan oleh gotongroyong masyarakat. Kecuali di Desa Bukit Langkap yang dapat menjadi desa percontohan dibidang pertanian, karna semangat masyarakatnya yang memang sejak dahulu sudah bercocok tanam padi sawah,” kata dia.
Namun pihaknya akan berkonsulidasi kepemerintah pusat untuk mendapatkan bantuan dana DAK untuk mempercepat pembangunan dibidang pertanian, jelasnya singkat.
Sementara itu, Hengki (45) seorang petani setempat mengatakan sangat terhormat dan berterimah kasih kepada Bupati Muratara H. Devi Suhartoni yang turun langsung kelapangan melihat secara langsung kondisi lahan persawahan yang ada di Desa Lesung Batu Muda.
“Di Desa ini ada 73 Ha lahan sawah yang digarap oleh masyarakat. Terbagi dalam 5 spot. Namun masih dapat diluaskan hamparan sawah menjadi 200 ha. Potensi ini karna masih banyak rawah yang terbengkalai dan terkendala saluran irigasi,” kata dia.
Untuk itu, dirinya sangat mengharapkan kedepan, pihak Pemda Muratara dapat membangun saluran irigasi, membangun pembagian pintu air, pupuk, bibit dan obat pertanian.
“Karna selama ini masyarakat petani disini ingin meningkatkan hasil panen dengan adanya bantuan pemerintah daerah,” tutup ia. (Fei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.