Wujudkan Generasi Berencana dan Cegah Stunting, Wawako Kukuhkan Forum Genre dan Duta Genre Lubuklinggau

oleh
oleh
Wakil Wali Kota Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar mengukuhkan Forum Genre dan Duta Genre Lubuklinggau, , Jumat 3 Maret 2023 di Auditorium Bukit Sulap Lt. 5 Perkantoran Wali Kota Lubuklinggau.
Wakil Wali Kota Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar mengukuhkan Forum Genre dan Duta Genre Lubuklinggau, , Jumat 3 Maret 2023 di Auditorium Bukit Sulap Lt. 5 Perkantoran Wali Kota Lubuklinggau.

MUREKS.CO.ID – Forum Generasi Berencana (Genre) dan Duta Genre Tingkat Kelurahan serta Penyuluh Kesehatan Reproduksi Remaja dikukuhkan oleh Wakil Wali Kota Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar, Jumat 3 Maret 2023.

Pengkuhan yang bertempat di Auditorium Bukit Sulap Lt. 5 Perkantoran Wali Kota Lubuklinggau itu, dihadiri juga Kepala BKKBN Provinsi Sumsel, Mediheryanto dan Kepala DPPKB Kota Lubuklinggau, Henny Fitrianty.

Wakil Wali Kota Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar mengucapkan selamat kepada Forum Genre dan Duta Genre Tingkat Kelurahan Kota Lubuklinggau yang telah dikukuhkan.

Kepala DPPKB Lubuklinggau, Henny Fitrianty
Kepala DPPKB Lubuklinggau, Henny Fitrianty

“Semoga keberadaan forum ini mampu berperan dalam memperjuangkan pemenuhan hak-anak dan mewujudkan partisipasi anak dalam proses pembangunan serta menjadi garda terdepan dalam mensukseskan program keluarga berencana nasional,”ungkapnya.

H Sulaiman Kohar juga mengatakan, dimulai dengan menunda pernikahan sampai cukup umur yakni di atas 21 tahun, maka persiapkan sesuatunya dengan baik karena pernikahan tak cukup dengan cinta.

BACA JUGA : Zero Stunting, Wali Kota Lubuklinggau Pimpin Rakor Percepatan Penurunan Stunting 2023

Namun berusaha terlebih dahulu untuk menggapai cita-cita supaya kelak sangat siap untuk menikah, dengan membekali diri dan kematangan baik secara fisik, mental maupun ekonomi sehingga dapat terbangun keluarga berkualitas.

“Semoga para generasi muda dapat berperan aktif dalam menurunkan angka stunting, namun diperlukan pencegahan sejak dini agar angka stunting tidak membludak dan teratasi sejak dini,” harapnya.