Capaian Singapore Open 2022, All Indonesian Semifinal Mengulang 42 Tahun Lalu

oleh
oleh

MUREKS.CO.ID – Empat ganda putra Indonesia menorehkan pencapaian fantastis saat menciptakan All Indonesian Semifinal pada Singapore Open 2022. Pencapaian ini sangat luar biasa dan menambah sejarah prestasi bulutangkis Indonesia.Walau langka, fenomena ini bukanlah pertama kalinya diciptakan jawara tepok bulu kebanggaan Indonesia.

Indonesia sendiri tinggal ongkang-ongkang kaki menanti gelar dari ganda putra pada Singapore Open 2022 dengan kelolosan empat pasangan ke semifinal. Mereka adalah Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani. Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Torehan itu tentunya merupakan prestasi yang sangat membanggakan bagi Indonesia.

BACA JUGA : Jadwal Semifinal Singapore Open 2022 – 6 Wakil Indonesia Berebut Tiket Final

Menurut komentator resmi BWF (Federasi Bulu Tangkis Dunia), Gillian Clark, baru kali ini semifinal ganda putra berisi pasangan-pasangan dari negara yang sama dalam sejarah kompetisi Superseries/World Tour.

Sedangkan bagi Indonesia sendiri, pencapaian serupa tidak sepenuhnya asing. Malahan All Indonesian Semifinal pernah terjadi pada turnamen yang lebih bergengsi yaitu Kejuaraan Dunia!

All Indonesian Semifinal terjadi pada sektor tunggal putra dalam Kejuaraan Dunia IBF (sekarang BWF) yang digulirkan di Jakarta pada 27 Mei – 1 Juni 1980.

BACA JUGA : Singapore Open 2022 – Cetak Sejarah,  Baru Indonesia yang Bisa Punya 4 Ganda Putra di Semifinal

Empat pemain tunggal putra yang mampu menggapai semifinal dari kompetisi mayor yang saat itu dilangsungkan tiga tahun sekali, alih-alih setahun sekali seperti saat ini.

Empat pemain tersebut adalah Hadiyanto, Rudy Hartono, Lius Pongoh, dan Liem Swie King.

Pada babak delapan besar, mereka berhasil mengalahkan pemain-pemain dari negara lain.

Dihimpun dari BadmintonStatistics.net, Hadiyanto menyingkirkan Prakash Padukone dari India (15-11, 15-13), Rudy Hartono menyisihkan Ray Stevens dari Inggris (15-1, 15-3).

BACA JUGA : Juara Piala AFF U-19, Pelatih Timnas Malaysia Malah Iri dengan Timnas Indonesia

Kemudian Luis Pongoh menaklukan Morten Frost dari Denmark (15-11, 15-6), dan Liem Swie King melibas Masao Tsuchida dari Jepang (15-1, 15-2).

Pada babak empat besar, Hadiyanto bertemu Rudy Hartono sedangkan Luis Pongoh bersua dengan Liem Swie King. Semifinal berakhir dengan kemenangan Rudy Hartono dan Liem Swie King.

BACA JUGA : Malaysia Juara Piala AFF U-19 2022

Rivalitas dua ikon bulu tangkis tanah air pada masa lampau tersebut berlanjut ke partai puncak di mana Rudy yang keluar sebagai pemenang.

Juara All England delapan kali tersebut mengalahkan Liem Swie King, juniornya, dengan skor 15-9, 15-9 untuk merengkuh titel juara dunia. (bolasport.com/*)