PAUD Holistik Integratif Wujudkan Generasi Emas

oleh
oleh

MUSI RAWAS, MUREKS.CO.ID- Mendukung program Bunda PAUD Kabupaten Musi Rawas (Mura), serta menindaklanjuti Peraturan Presiden (Perpres0 nomor 60 tahun 2013 tentang Pelayanan Holistik Integratif, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mura memberikan pelatihan dan pembekalan kepada satuan PAUD untuk menerapkan PAUD Holistik Integratif (HI).
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdik Mura, Hayatun Noprida melalui Kabid PAUD dan PNF, Johan mengatakan, PAUD HI adalah program nasional untuk mewujudkan generasi emas di masa yang akan datang sebagai penerus bangsa. Hal ini juga selaras dengan Bunda PAUD Kabupaten Mura dalam rangka mewujudkan generasi emas.
“Untuk mewujudkan itu semua, maka Disdik melalui Bidang PAUD melakukan sosialisasi tentang PAUD HI kepada satuan PAUD di Kabupaten Mura, untuk memberikan pelayanan dalam memenuhi kebutuhan esensial anak usia PAUD,” kata Johan, kepada Musirawas Ekspres.
Menurutnya, ada lima kebutuhan anak yang harus di penuhi yakni pendidikan, kesehatan, gizi, perlindungan dan kesejahteraan. Lima komponen tersebut harus diperoleh anak PAUD. Artinya selama anak melakukan pendidikan PAUD, bukan hanya mendapat pendidikan secara akademis saja, melainkan mencakup lima kebutuhan tersebut.
“PAUD HI ini bukan satuan, tapi layanan pengembangan usia dini. Jadi anak itu diharapkan tumbuh kembang dan semua komponen terpenuhi. Sehingga, lulusan PAUD ini minimal berkembang sesuai dengan usianyA. Mulai dari kesehatannya terpenuhi, akademiknya terpenuhi dan perkembangan emosionalnya benar dan selaras dengan usianya.
Sehingga anak lulusan PAUD ini siap mengikuti jenjang pendidikan selanjutnya,” ungkapnya.
Dikatakannya, kegiatan sosialisasi PAUD HI sendiri sesuai dengan Perpres 60 tahun 2013 tentang pelayanan holistik terintegratif. Pelayanan ini menyeluruh atau semua kebutuhan anak terpenuhi. Hanya saja, untuk memenuhi 5 kebutuhan ini, tentu Satuan PAUD ini tidak bisa sendiri, harus didukung semua pemangku kepentingan dan masyarakat.
“Bahkan Pemkab Mura juga sudah membentuk gugus tugas yang melibatkan OPD terkait, seperti Dinkes, DP3A dan lain sebagainya untuk penyelenggaraan PAUD HI ini,” jelasnya.
Hanya saja, untuk memenuhi itu, maka para Satuan PAUD di Kabupaten Mura ini diberikan pembekalan agar mampu menjadi pusat kegiatan dan juga penghubung dengan OPD terkait yang membidangi lima komponen tersebut, untuk membuat jadwal berkala dan memberikan pelayanan sesuai lima komponen tersebut.
“Seperti kesehatan dan gizi ini orang kesehatan yang paham. Jadi mereka yang nantinya akan memberikan jadwal pelayanan baik itu pemeriksaan kesehatannya dan lain sebagainya,” ungkapnya.
Untuk di Kabupaten Mura sendiri ini lanjut dia,kegiatan sosialisasi PAUD HI ini merupakan tahun kedua. Bahkan, sejauh ini sudah ada lebih dari 200 Satuan PAUD yang sudah dilantik, baik oleh pusat maupun daerah melalui Disdik.
“TaK hanya sebatas itu, memastikan PAUD HI ini berjalan, kami juga akan memberikan pendampingan kepada Satuan PAUD, sehingga diharapkan 3-6 bulan kedepan mereka menyampaikan laporan pelaksanaan PAUD HI. Kemudian juga kedepan, pihaknya akan melakukan MoU kepada opd terkait, sehingga mereka memiliki kewajiban untuk memberikan pelayanan di satuan PAUD di wilayah masing-masing,” pungkasnya. (kom)