Peluang Besar Garuda Muda di Piala AFF U-19

oleh
oleh

JAKARTA, MUREKS.CO.ID – Ekspektasi tinggi, tapi Shin Tae-yong meyakini cara terbaik agar timnas U-19 bisa tampil baik adalah tidak membebani mereka. Jadwal padat, rotasi untuk menjaga kebugaran bakal jadi kunci.

SHIN Tae-yong (STY) tahu benar betapa besar ekspektasi itu. Bermain di kandang sendiri dan sudah nyaris satu dekade tak juara. Jadi, sudah jelas yang dituntut dari tim nasional (timnas) U-19 pada pergelaran Piala AFF U-19 yang dimulai hari ini: harus meraih trofi.

Apalagi, euforia keberhasilan timnas senior, yang juga dinakhodai STY, lolos ke putaran final Piala Asia untuk kali pertama sejak 2007 masih terasa. ”Target saya tentu juga selalu mau juara,” ucap pelatih 52 tahun tersebut.

Gelar pertama dan satu-satunya Merah Putih di Piala AFF U-19 diraih Evan Dimas Darmono dkk. Ketika itu, seperti halnya sekarang, Indonesia menjadi tuan rumah. Bedanya, pada 2013 dihelat di Sidoarjo, tahun ini di Bekasi dan Jakarta.

BACA JUGA : Tiket Ludes, Laga Timnas-19 Vs Vietnam Bakal Bergemuruh

Namun, STY mengingatkan perlakuan kepada anak-anak muda di timnas U-19 tidak sama dengan kakak-kakak mereka di timnas senior. Di usia mereka, kata pelatih asal Korea Selatan itu, performa masih gampang naik turun tiap bulan.

”Usia-usia tersebut memang seperti itu. Jadi, kalau terlalu diberikan pressure, tidak baik buat pemain,” ungkap mantan pemain sekaligus pelatih klub Seongnam Ilhwa Chunma tersebut.

Karena itu, satu-satunya cara agar para pemain timnas U-19 bisa bermain maksimal dalam setiap laga adalah memberikan ruang bebas. Para pemain harus bermain lepas tanpa beban.

Apalagi, ada ajang yang lebih besar dan lebih penting dari Piala AFF U-19: Piala Dunia U-20 tahun depan. Di kandang sendiri pula.

BACA JUGA : Timnas U-19 Target Juara AFF, Berikut 28 Pemain Garuda Muda

Karena itu, STY menyebut turnamen kali ini sekaligus sebagai ajang seleksi. ”Kami harus mencari pemain terbaik untuk dimainkan di Piala Dunia U-20 tahun depan,” kata mantan asisten pelatih klub Australia Queensland Roar tersebut.

Tapi, tentu akan sempurna jika ajang ”pemanasan” itu sekaligus diakhiri dengan trofi di tangan. Apalagi, selepas juara sembilan tahun silam, masuk final pun Garuda Muda belum pernah. Pada tiga edisi terakhir, langkah timnas U-19 terhenti di semifinal.

BACA JUGA : Gol Mas Udin Hantarkan OS Linggau Juara Turnamen Sepakbola U-45

Syahrian Abimanyu, penggawa Persija Jakarta yang juga alumnus timnas U-19, menyatakan bahwa tim asuhan STY punya modal berharga berupa bermain di depan pendukung sendiri. Sesuatu yang tidak pernah mereka rasakan setelah juara pada 2013.

”Coach STY juga sosok yang hebat. Saya optimistis dia bisa membawa timnas U-19 juara,” ucap mantan pemain Johor Darul Ta’zim (JDT) tersebut.

Di fase grup, Indonesia berada di grup yang tidak mudah. Bersama dua pesaing terberat, Vietnam serta Thailand, juga dua tim yang bisa menyulitkan: Myanmar dan Filipina. Satu tim lainnya Brunei Darussalam. Marselino Ferdinan dkk langsung diuji Vietnam pada duel pembuka hari ini.

Tantangan berat lainnya adalah jadwal pertandingan . padat. Sebab, hanya ada jeda sehari di tiap pertandingan.

Rotasi untuk menjaga kebugaran pun jadi kata kunci. Ronaldo Kwateh, tukang gedor Garuda Muda, menyebut dirinya dan rekan-rekan sudah siap tempur. Dukungan suporter juga diharapkan bisa lebih membakar semangat.

”Setiap pertandingan, kami bertekad meraih hasil maksimal. Tentu kami ingin meraih juara Piala AFF U-19 2022,” katanya.

*TAUFIQ ARDIANSYAH, Jakarta

(JP/net)