Dibawah Pimpinan KH Bahana, Baznas Mura Makin Mantab

oleh
oleh

MUSI RAWAS – Terhitung sejak 25 April 2022, KH Bahana Jaal Haq Taqwallah S.Pd.I, MA resmi menjadi pimpinan Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Musi Rawas (Mura) Periode 2022 – 2027. Hal itu tertuang dalam SK Pimpinan Baznas Kabupaten Mura Periode 2022 – 2027 yang telah ditandatangani Bupati Mura, Hj Ratna Machmud. Di bawah kepemimpinan KH Bahana sendiri Baznas Mura semakin Mantab dimana begitu nanyak pencapaian luar biasa yang diraih.

“25 April 2022 ibu bupati resmi meneken (menandatangani) SK Pimpinan Baznas Kabupaten Musi Rawas periode 2022 – 2027,” ungkap KH Bahana.

Disampaikannya, kepengurusan Baznas Murakini diisi dengan komposisi baru. Dimana dirinya ( KH. Bahana Jaal Haq Taqwallah S.Pd.I, MA) sebagai Ketua Baznas Mura. Selanjutnya Nisviasyura sebagai Waka I, Harmaini S.Pd sebagai Waka II, H. Rageman S.Sos, MM. Sebagai Waka III serta KH. Nurokhman S.Pd.I menjabat sebagai Waka IV.

Baznas Kabupaten Musi Rawas di bawah kepemimpinan Ketua KH. Bahana Jaal Haq Taqwallah langsung tancap gas. Hasilnya memasuki Quartal kedua tahun 2022 ini Baznas Mura telah berhasil membukukan Pengumpulan Zakat Infaq Sodaqoh (ZIS) senilai total Rp. 1.896.306.125 Baik On Balance Sheet dan Off Balance Sheet.

“Dari pengumpulan ZIS tersebut selanjutnya telah didistribusikan secara langsung dan juga melalui UPZ atau Panitia Zakat. Untuk Off Balance Sheet sebesar Total Rp. 1.561.770.000, sisanya didistribusikan kepada Para Amiliin yang bertindak sebagai Panitia Zakat,” paparnya.

Tidak hanya itu, setelah resmi menjabat sebagai Ketua Baznas Kabupaten Musi Rawas, KH. Bahana langsung gas pooll melakukan berbagai gebrakan. Diantaranya melakukan study banding, belajar dari pengalaman yang sudah maju. Setelah itu catatan dan pencapaian prestisius langsung dipersembahkan KH Bahana. Tepatnya dibawah komando KH Bahana sukses membukukan pengumpulan Zakat Infaq Sodaqoh bulanan terbesar sepanjang sejarah Baznas di Kabupaten Musi Rawas.

“Tentunya prestasi ini bukan kerja sendiri, tapi hasil kerja keras semua pimpinan, staf amiliin dan amilaat, serta UPZ. Saya hanya mengkoordinir dan mengarahkan saja selebihnya kerja tim ynag menjadi kuncinya, serta kemudhaan dan pertolongan dari Allah SWT. itu utamanya,” ungkap KH Bahana menjawab wawancara Musirawas Ekpres. (pnc)