Suhardi Tega Perkosa Keponakannya

oleh
oleh

LUBUKLINGGAU– Suhardi Yanto (46) warga Jalan Patimura RT.6 Kelurahan Mesat Jaya Kecamatan Lubuklinggau Timur II kini harus mendekam di Sel Polsek Lubuklinggau Barat.

Ia ditangkap karena diduga merudapaksa keponakannya DL (16) hingga delapan kali, sejak 2020 hingga terakhir Senin (6/12/2021) sekitar pukul 20.00 WIB di rumah korban.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Nuryono melalui Kapolsek Lubuklinggau Barat Iptu Farizal Alamsyah didampingi Kanit Reskrim Aiptu Paisal, Sabtu (11/12) menjelaskan dalam aksi mesumnya tersangka mengiming-iming korban dengan uang.

“Korban yang memiliki keterbatasan ekonomi akhirnya kena bujuk rayu tersangka. Terakhir tersangka yang putus sekolah diberi uang Rp20 ribu,” jelas Kanit Reskrim.

Karena berhasil untuk pertama kalinya, ditambahkan Kanit Reskrim, tersangka pun menjadi ketagihan. “Bahkan saat ayah korban (adik tersangka, red) meninggal dunia, dua hari setelahnya, korban juga digagahi,” tambah Kanit.

Makanya ketika sang ibu mendapatkan cerita dari korban, kasus ini pun dilaporkan ke Polsek Lubuklinggau Barat. Untuk menangkap tersangka,petugas Polsek Lubuklinggau Barat harus mengatur siasat. Hal ini dilakukan agar tersangka tidak keburu kabur.

“Kami minta korban menghubungi tersangka melalui telepon. Korban mengajak tersangka larian, dan janji bertemu di Lapangan Kurma,” jelas Kapolsek.

Pancingan itu ternyata berhasil. Tersangka yang sudah delapan menggagahi korban DL, datang ke Lapangan Kurma. Ia pun langsung ditangkap. Tersangka yang kini diamankan diancam melanggar Undang-Undang Perlindungan Anak (UUPA), karena melakukan persetubuhan dengan anak-anak. (kom/jul)