Linggau Peringkat 6, Mura 8, Muratara 16, Berikut Catatan Buruk Gelaran Porprov XIII OKU Raya

oleh
oleh

OKU RAYA-Pekan Olahraga Provinsi edisi ke-13 Sumatera Selatan (Porprov Sumsel) 2021 di OKU Rata selama 10 hari 19-28 November 2021 akan berakhir. Dua Kabupaten sebagai tuan rumah, yakni OKU dan OKU Selatan sementara masuk dalam 5 besar perolehan medali selain Palembang dan Muba yang menjadi langganan juara dan runner up.

Sementara kontingen dari Silampari belum bisa mencapai target tiga besar, dimana Lubuklinggau bertengger peringkat 6 (27 emas), Mura diperingkat 9 (22 emas) dan Muratara peringkat 16 (5 emas) klasemen.

Namun, suksesnya Porprov ini, masih banyak catatan yang mencederai sportivitas. Pelayanan hunian atlet dan official yang tidak memadai, jarak tempuh yang jauh, venue tidak sesuai harapan hingga dominasi atlet luar provinsi seperti Lampung dan Bengkulu yang malah mendominasi perolehan medali untuk tuan rumah.

Berikut catatan buruk gelaran Porprov Sumsel 2021 yang disadur dari berbagai sumber:
1. Dibatalnya cabor bulutangkis, ada 4 pemain level pelatnas asal Lampumg masuk dalam kontingen OKU dan diprotes 12 kabupaten/kota.
2. Berebut atlet sepatu roda antara Musirawas dan Palembang.
3. Pertandingan sepak takraw terjebak undangan tanding.
4. Protes cabor panahan atlet asal Lampung bermain untuk OKU Selatan diprotes Palembang.
5. Sabotase pertandingan E sport yang merugikan Lubuklinggau saat melawan Palembang.(*/mnr)