Siap Edar 50 Paket Sabu, Supriyati Apes

oleh
oleh

MURATARA -Lagi musim, ibu rumah tangga (IRT) merangkat jadi agen sabu. Adalah Supriyati (41) kedapatan menyimpan 50 paket sabu sabu seberat 10,56 gram. ketika digebrek polisi di Desa Muara Kulam, Kecamatan Ulu Rawas, Kabupaten Muratara, Selasa (16/11) sekitar pukul 01.00 WIB, Tak tanggung-tanggung barang haram itu disembunyikan di bawah drum air.

Berdasarkan informasi, mesti usia sudah mendekati setengah baya, Supriyati dikenal warga setempat sebagai wanita gaul dan sering menjual barang haram bersama suami. Berdasarkan itu, polisi melakukan pengintaian dan men-TO pasutri tersebut.

Setelah memastikan adanya transaksi barang haram jenis sabu sabu, polisi melakukan penyergapan di rumah Supriyati. Polisi berhasil menyita BB, sedangkan suami tidak berada di rumah.

Kendati sempat berkelit dan mengaku tidak tahu menahu soal barang haram itu, polisi tidak serta merta percaya.

Terdesak permintaan polisi, akhirnya Supriyati membawa petugas ke belakang rumahnya dan mununjukan sabu sabu yang dia sembunyikan di balik drum. Dan beralasan suaminya tidak berada dirumah jadi dia yang bertugas menjual sabu sabu ke pembeli.

Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto melalui kasat Narkoba AKP Ahmad Fauzi mengungkapkan, memang dari awal mereka menargetkan sepasang pasutri itu untuk ditangkap karena sudah meresahkan warga menjual narkoba di sekitar permukimannya.

Berdasarkan pengakuan Supriyati, suaminya masih berada di sekitar wilayah Ulu Rawas. “Kami dalami dulu informasi dari tersangka, karena pernyataanya selalu berubah ubah,” tegas AKP Ahmad Fauzi singkat.

Dilain sisi, Bupati Muratara H Devi Suhartoni mengaku banyak mendapat laporan banyak ibu ibu hampir setiap kecamatan di Muratara menjadi pengedar sabu. “Saya berpesan untuk berhenti, kasihan generasi mudo kito rusak dan ibu penjual bayangkan kalau anak ibu dewek nelan barang tu, jadi apo,” katanya singkat.

Dia menegaskan, beberapa nama nama kaum hawa itu sudah ada di pihak Polres Muratara. Pihaknya meminta, para pelaku khususnya IRT yang menjadi agen sabu sabu untuk berhenti dalam melakukan transaksi haram tersebut. (fei)