10 Tahun Gelaran Mega Maulid Ponpes Modern Ar-Risalah Dihadiri Habib Muhammad bin Yahya Baraqbah

oleh
oleh

LUBUKLINGGAU-Tiap tahun, Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Ar Risalah, rutin menggelar Maulid Nabi atau memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada tanggal 12 Rabiul Awal yang mengundang habaib zuriat rosul.

Ditahun 2021 atau tahun 1443 hijriyah ini, gelaran Mega Maulid Ponpes Ar Risalah, mengundang Habib Muhammad bin Yahya Baraqbah <span;>didampingi KH. Muhammad Miftahuddhuha (Gus Dhuha) selaku President Syekhermania, Selasa (2/11) yang dihadiri undangan dan wali santri.

Juga dihadiri Wali Kota Lubuklinggau diwakili Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kgs Effendi Feri, Ketua DPRD Lubuklinggau, H Rodi Wijaya, Kakan Kemenag Abdul Haris, mewakili Kapolres Lubuklinggau, mewakili Dandim serta Camat Lubuklinggau Timur I, Wahyu Lindra.

Tahun-tahun sebelumnya, juga mengundang Habaib dan Ulama Karismatik sejak 10 tahun lalu, seperti H. Solihin Hasibuan (2011 ),  Ustd. Taufiq Hasnuri (2013), KH Manarul Hidayah (2014), KH. Raden Syarif SQ, MA (2015), Prof. Dr. Habib Abdullah Baharun (2016), KH. Oman Syahroni (2017). Habib Umar Mutohar (2018), KH. Abdul Somad, Lc., MA (2019), Habib Novel bin Muhammad Alaydrus (2020), Syeikh Fikri Thoriq Al Katiri (April 2021).

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Ar Risalah, H Moch Atiq Fahmi, Lc mengatakan setiap tahun pihaknya rutin melaksanakan Mega Maulid untuk memperingati momentum Maulid Nabi Muhammad SAW.

Dalam pelaksanaannya tidak hanya fokus di Pesantren Ar Risalah saja, nanti juga ada di Rejang Lebong, Kabupaten Musi Rawas, Kabupaten Musi Rawas Utara dan Kabupaten Empat Lawang.

Sebelum Mega Maulid, H Moch Atiq Fahmi, Lc menyampaikan mereka mengadakan kegiatan pembagian tas kepada anak-anak kurang mampu, ada kegiatan donor darah, khitanan massal sebanyak 35 orang serta Aqiqah.
“Jadi masyarakat yang mau aqiqah boleh dititipkan bersama kami, dan untuk tahun ini ada 11 ekor kambing Aqiqah,” ungkapnya.

Selain itu, mereka  juga membangunkan rangkaian majelis dauroh dengan berkeliling ke masjid-masjid yang bersedia menjadi tuan rumah.  Kegiatan ini, mulai dilaksanakan pada 10 Oktober 2021, jadi setiap malam pihaknya berkeliling untuk bersholawat dan baru selesai 21 malam, niatnya 40 malam.

<Ustad H Moch Atiq Fahmi, Lc juga mengharapkan melalui Mega Maulid ini, masyarakat senang bersholawat karena rata-rata datang ke daerah sedikit yang bisa sholawat. Juga untuk, mengcounter banyak orang-orang yang memberikan pemahaman Maulid Bid’ah. Ini pemecah belah umat, padahal Maulid Nabi adalah ungkapan rasa cinta.
“Mudah-mudah Lubuklinggau menjadi bumi sholawat yakni kota yang senang bersholawat,” imbuhnya seraya  mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah membantu mendonasikan acara Mega Maulid ini.

Lomba lomba yang dilaksanakan, di antaranya :

Festival Tingkat Anak Usia Dini
1. Lomba Mewarnai (Kategori 3-7 Tahun)
2. Lomba Menyanyikan Lagu Islami (Kategori 3-7 Tahun)
3. Lomba Menggambar (Kategori 8-12 Tahun)
4. Lomba Adzan (Kategori 8-12 Tahun)
5. Lomba Da’i/Da’iyah (Kategori 8-12 Tahun)

Festival Tingkat Pelajar
1. Lomba Nasyid (Grup)
2. Lomba Kaligrafi
3. Lomba Menulis Cerpen Islami
4. Lomba Baca Kitab Kuning

Festival Tingkat Umum
1. Lomba Hadrah (Maks Usia 30 Tahun)
2. Lomba Mendongeng (Guru Aktif)
3. Lomba Design Background Mega Maulid.*/adv