Dua Tahun Buron, Bom Diciduk Polisi

oleh
oleh
AMANKAN-Debi Irawansyah alias Bom (24) warga Jalan Pattimura Kelurahan Mesat Seni Kecamatan Lubuklinggau Timur II Kota Lubuklinggau berhasil diamankan oleh petugas.

LUBUKLINGGAU-Debi Irawansyah alias Bom (24) warga Jalan Pattimura Kelurahan Mesat Seni Kecamatan Lubuklinggau Timur II Kota Lubuklinggau, yang buron sejak sejak 2019, karena terlibat kasus perampokan sepeda motor alias begal, akhirnya ditangkap polisi. Selasa (19/10) sekira pukul 14.00 WIB.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Nuryono melalui Kapolsek Lubuklinggau Selatan Iptu Hilal Subhi menjelaskan Debi Irawansyah alias Bom melakukan pembegalan pada Rabu, 15 Mei 2019 sekira pukul 14.00 WIB di Jalan Trans Binjai, Kelurahan Lubuk Binjai, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, Kota Lubuklinggau.

Korbannya Icha Trioktaviani (21) warga Desa Mandi Aur Kecamatan Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas. Ia kehilangan sepeda motor Honda Beat BG 2886 ABY warna hitam.

Kronologinya, korban Icha dan temannya Nala yang merupakan karyawati Koperasi Simpan Pinjam, menuju ke Kelurahan Lubuk Binjai untuk menagih konsumen koperasi.

Saat melintasi jalan menanjak, tiba-tiba muncul empat orang dari semak-semak yang langsung menghadang laju sepeda motor korban.

Ternyata dari arah belakang juga muncul dua orang, juga menghadang dari arah belakang.

Menggunakan potongan kayu pelaku mengancam korban dan meminta korban untuk turun dari sepeda motornya. Karena ketakutan Icha dan Nala langsung turun dari sepeda motornya, kemudian berlari menyelamatkan diri. Kemudian sepeda motor korban langsung dibawa pergi oleh para pelaku tersebut.

“Dalam kasus ini, sebelumnya satu orang sudah berhasil ditangkap, yakni Sutiyono, ia sedang menjalani hukuman di Lapas Lubuklinggau,” jelas Kapolsek.

Sementara penangkapan tersangka Debi Irawansyah alias Bom, dijelaskan Kapolsek bermula didapatkan informasi tersangka ternyata berjualan sosis. “Kami intai, ternyata memang jualan sosis,” jelasnya.

Petugas pun langsung menyergap Debi Irawansyah alias Bom yang sedang berjualan sosis tanpa perlawanan. Ia kemudian dibawa ke Polsek Lubuklinggau Selatan. “Masih ada empat tersangka lagi. Sekarang masih kami lakukan pengejaran,” tegas Kapolsek. (kom)