Warga Tiga Desa Tetap Tuntut PT BSC, Yudi : Gantikan Asisten 1

oleh
oleh

MUSI RAWAS – Warga tiga desa tetap melanjutkan aksi pemortalan aksed jalan PT Bina Sain Cemerlang (BSC), karena belum memenuhi tuntutan masyarakat yakni membangun kebun plasma.

“Sudah kewajiban bagi perusahaan perkebunan kelapa sawit, untuk membangun kebun plasma, karena sudah diatur oleh undang-undang (UU) perkebunan,” kata Kepala Desa Muara Rengas, Yudi Suarsa kepada Musirawas Ekspres, Minggu (17/10/2021).

Menurut Yudi, pihak yakni Desa Muara Rengas, Semangus Baru dan Anyar akan terus melarang kendaraan PT BSC untuk melintas desanya, sebab PT BSC tidak komitmen dengan perjanjian.

“Dahulu mareka sudah berjanji akan membangun kebun plasma seluas 2.200 hektar lebih untuk warga tiga desa, namun hingga kini janji hanya janji dan tidak pernah dipenuhi,” paparnya.

Dikatakkan Yudi, sesuai dengan UU maka PT BSC wajib membangun plasma untuk masyarakat, jika hendak beroperasi di tiga desa tersebut. Jika pihak perusahaan tidak membangun kebun plasma, maka pihaknya tetap akan melakukan pemortalan.

“Kami tiga desa akan terus melakukan aksi pemortalan, sampai PT BSC memenuhi tuntutan UU perkebunan,” ujarnya.

Terkait adanya pertemuan yang difasilitasi oleh asisten 1 Setda Musi Rawas, pihaknya meminta Bupati Musi Rawas Hj Ratna Mahmud, segera menonjobkan asisten 1 tersebut, sebab mareka pro dengan perusahaan dan tidak pro dengan masyarakat.

“Bupati, segera gantikan asisten 1, karena dia tidak berkompetensi dibidang itu, oknum tersebut akan merusak nama baik Pemkab Musi Rawas dimata masyarakat,” pungkasnya.(ddp).