Bupati Hj Ratna Machmud, Beri Jaminan Hingga Sehat untuk Aditia, Korban Bully di SDN Lubukngin

oleh
oleh

MUSIRAWAS-Bupati Kabupaten Musi Rawas (Mura), Hj Ratna Machmud untuk menyelamatkan Aditia korban Siswa SD Negeri Lubuk Ngin Kecamatan Selangit yang menjadi korban pembulian atau kekerasan sesama temannya. Sebab, satu-satunya langkah yang harus ditempuh dengan merujuk ke Palembang untuk dioperasi.

Untuk saat ini korban masih dirawat di Rumah Sakit (RS) Dr Sobirin kendati disarankan untuk di rujuk ke RS Palembang untuk penanganan serius yakni operasi saraf. Namun, karena keterbatasan biaya maka korban belum bisa diberangkatkan.

Gerak cepat dilakukan Hj Ratna Machmud dengan mendatangi dan membesuk langsung korban dan memberikan bantuan kepada ibu korban sekaligus memperintahkan pihak Dr Sobirin untuk segera merujuk ke Palembang dan menanggung biaya operasi korban agar bisa sembuh dan pulih.

“Iya hari ini (kemarin) Sekitar Pukul 14.15 saya menjenguk Aditia korban Siswa SD Negeri Lubuk Ngin Kecamatan Selangit untuk melihat sekaligus bertanya langsung apa yang sebenarnya terjadi,”kata Bupati kepada Silampari Online.

Dikatakannya, setelah mendengar pengakuan dari ibu korban maka ia langsung melaksanakan rapat terbatas di RS dengan para dokter untuk menanyakan apa langkah tepat bagi korban agar keadaannya bisa membaik.

“Saran dokter hanya ada satu cara yakni harus rujuk ke RS Palembang agar bisa dioperasi. Karena RS Sobirin belum ada dokter spesialis saraf,”timpalnya.

Menurutnya, untuk saat ini keadaan korban masih sadar dan dari hasil city scan diotak korban tidak terjadi apa-apa. Namun, karena ada saraf yang terjepit maka kepala tidak bisa bergerak termasuk seluruh badan.

Hanya saja, karena orang tua korban dan anak yang menganiaya dari yang tidak mampu. Termasuk, BPJS tidak bisa mengcover maka seluruh biaya korban saya tanggung khususnya operasi saraf ketika sudah di RS Muhammad Hosien. Akan tetapi, untuk keberangkatan masih menunggu email balasan dari pihak RS Muhammad Hosien terkait kesiapan ruangan dan dokter yang akan melakukan operasi terhadap korban. Sehingga jika ada konfirmasi langsung dirujuk.

Terlepas dari itu, mudahan-mudahan proses pengobatan nantinya bisa berjalan dengan baik dan bisa sembuh. Karena intinya ia tidak mau berlarut-larut dan terpenting keselamatan aditia itu yang diutamakan.