Gubernur Sumsel, Pemda Permudah Izin Guna Penuhi Kebutuhan Perumahan Bagi Masyarakat

oleh
oleh

LUBUKLINGGAU – Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menghimbau kepada pemerintah daerah, baik Pemerintah Kabupaten maupun Pemerintah Kota untuk mempermudah pelayanan bagi masyarakat yang ingin mengajukan atau memiliki perumahan.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Provinsi Sumsel, H Herman Deru usai meresmikan pembukaan pameran properti, Dihadiri Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe, Kepala Dinas Perkim kota Lubuklinggau Trisko Defriansyah, sebagai rangkaian Hari Perumahan Nasional (Hapernas) XIV Tingkat Provinsi, di Lippo Plaza Kota Lubuklinggau, Sabtu (25/09/2021).

Menurut gubernur dengan adanya pameran properti ini dimana diikuti oleh para developer di Provinsi Sumsel agar tujuannya merangsang developer dan juga merangsang pemerintah baik pemerintah kabupaten maupun pemerintah kota untuk mempermudah pelayanan guna mendapatkan perumahan, tentunya dibackup perbankan.

Setidaknya ada sebanyak 485 ribu perumahan yang perlu dibangun Bagi Masyarakat di Provinsi Sumsel.

“Dengan demikian dapat mengurangi deklok kebutuhan perumahan, dimana Khususnya di Provinsi Sumsel kebutuhan perumahan masih kurang sebanyak 485 ribu lagi. Kalau kita tidak mengeklarasikan dengan kemudahan pasti akan makin tinggi, makanya perizinan harus mudah bila perlu gratis. BPHTB yang minimumnya Rp. 60 juta diupayakan diatas Rp. 60 juta baru kena pajak BPHTB,”beber gubernur.

Herman Deru juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak takut untuk mengajukan pembiayaan perumahan, Karena perbankan tidak hanya melayani konsumen disektor formal, tapi juga non formal, kerena kalau beriktikad baik perbankan juga mau menerima untuk menjadi nasabahnya.

“Perbankan jangan hanya menerima konsumen yang punya slip gaji, tapi juga konsumen seperti tukang becak, tukang ojek dan juga pemulung. Inilah yang harus kita pikirkan. Maka dari itu tidak mungkin dinas PU Perkim maupun Kementerian Perumahan menyelesaikan sendiri tanpa sinergi yang baik,” Kata gubernur.

Sebelumnya, Gubernur memberikan berbagai bantuan seperti pembagian 242 sertifikat kepada pengurus Masjid, kepada perorangan bantuan beras dari Pemprov b sebanyak 50 ton bagi 5 ribu Kepala Keluarga (KK).

Selain penyerahan bantuan, gubernur juga meresmikan Kampung Ulung, Kelurahan Ulak Surung Kecamatan Lubuklinggau Utara II yang sebelumnya secara formal dinyatakan sebagai kawasan permukiman kumuh. Sekarang berkat sinergi antara Pemerintah pusat dalam hal ini kementerian PU-PR, Pemprov Sumsel dan Pemkot kota membangun wilayah tersebut sehingga sekarang menjadi indah.”Mudah-mudahan menjadi destinasi wisata bagi masyarakat Kota Lubuklinggau maupun yang dari luar kota Lubuklinggau,”Harap Gubernur.

Wali Kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe mengatakan kegiatan ini terselenggara atas kerjasama Disperkim Provinsi Sumsel dan Disperkim Kota Lubuklinggau untuk mengatasi kawasan kumuh khsususnya di Kota Lubuklinggau.

Kepala Dinas Perkim Kota Lubuklinggau, H H Trisko Defriansyah mengatakan kegiatan ini masih dalam rangkaian Hapernas XlV Tingkat Provinsi 2021. Menurutnya, peringatan Hapernas merupakan momentum yang dibuat pada 1990 silam, dimana pembangunan perumahan merupakan tugas bersama.(dod)