94 CJH Muratara Ikuti Sosialisasi Alasan Tertundanya Haji 2020 dan 2021

oleh
oleh

MURATARA – Adanya pandemi Copid-19 sehingga sejak tahun 2020 hingga tahun ini Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) tidak bisa diberangkatkan ke tanah suci Mekkah.

Atas pembatalan tersebut, Kementerian Agama RI, mengeluarkan Keputusan Kemenag RI Nomor. 660 (KMA.660) tahun 2021 tentang Pembatalan keberangkatan haji pada tahun penyelenggaraan haji tahun 1442 hijrah/2021 M dan mensosialisasikannya kepada CJH.

Seperti yang dilakukan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Muratara, yang mengundang langsung Direktorat Jenderal (Dirjen) Pelaksanaan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag RI, H Khoirizi H Dasir memberikan sosialisasi kepada 94 CJH dan 6 Penyuluh agama terkait KMA. 660. Rabu (08/09/2021).

PLT. Dirjen PHU Kemenag RI menjelaskan ada isu-isu hoaks, tuduhan terkait pembatalan haji asal Indonesia yang menyesatkan, tidak berangkatnya haji karena Indonesia punya hutang dengan arab Saudi, kedua uang haji habis karena dipake pembangunan infrastruktur dan ketiga diplomasi pemerintah dengan kerajaan Arab Saudi jelek karena lobi rendah.

“Semuanya hoaks, Indonesia tidak bisa berangkat karena kerajaan Arab Saudi tidak mau umat Islam terkena virus Corona, bahkan saya sudah tiga kali bertemu pihak kerajaan Arab Saudi, mereka mengatakan tidak mungkin mereka menolak CJH karena kepentingan politik, karena setiap tahun haji ada sebanyak 15 Triliun uang berputar di sana, pun musim umrah ada Rp 28-70 triliun, tertundanya ibadah haji dan umrah karena takut umat Islam yang terkena pandemi,” Papar Khoirizi H Dasir.

Jadi, lanjut dia jangan terganggu dengan omongan yang tidak bertanggungjawab, dengan tertundanya keberangkatan haji hendaknya diambil manfaat jangan Persiapan.” Mari persiapkan diri agar lebih siap.” Imbuhnya yang berharap tahun depan CJH Indonesia dapat melaksanakan ibadah haji.

Sebelumnya, H Ikhsan Baijuri menyampaikan yang sosialisasi ini sebagai imbas adanya Copid-19 yang hingga saat ini masih menimpa Indonesia.

“Sebenarnya parah CJH sudah tahu akan penyebab terjadinya pembatalan haji. Pada kesempatan ini pihak Kementerian Agama RI akan menyampaikan secara langsung kepada para jamaah sekalian, akan keputusan Kemenag RI yang dituangkan dalam KMA.660,” Kata Ikhsan Baijuri.

Ikhlas mengajak seluruh CJH agar selalu memohon dalam setiap doanya agar Pandemi dapat segera hilang dengan demikian pelaksanaan ibadah haji dapat kembali normal.

“Yang terpenting para jamaah selalu menjaga kesehatan, jangan galau, karena akan menimbulkan penyakit, dan selalu berdoa agar Pandemi segera hilang sehingga dapat melaksanakan ibadah haji,” ajak Kan Kemenang Kabupaten Muratara, Ikhsan Baijuri.(dod)